Klik nomor untuk langsung menghubungi kami
Hubungi kami,klik disini
Kicau Mania
Menu
Kategori
Burung
Kicau Mania

Selamat datang di SahabatKicau.com

FAQ (Pertanyaan Yang Sering Dihadapi Peternak)

Berisi kan tanya jawab yang sudah dirangkum dari para peternak yang sering kali ditanyakan. Dari Awal seputar penjodohan sampai perawatan trotol. 

 

Klik pertanyaan untuk melihat jawaban

PERTANYAAN MENGENAI PENANGANAN TROTOL

Q : Bagaimana penanganan Trotol agar tidak mudah sakit?
A :  Jaga juga kebersihan lingkungan disekitar trotol, bersihkan alat
peralatan dengan sabun/desinfektan Berantas. Jangan berikan
kesempatan Agen Penyakit (Virus, jamur dan Bakteri hidup
disekitar trotol) karena akan mengancam kesehatan trotol.

Langkah yang paling baik penanganan trotol adalah
PENCEGAHAN. Karena tubuh trotol masih lemah, organ tubuhnya
belum berfungsi sempurna, jadi sangat berbahaya jika terserang
penyakit. Rentan sakit dan rentan mati.
Langkah efektif penanganan trotol adalah PENCEGAHAN.

Setiap terjadi trotol sakit bahkan mati, CATAT dibuku KESELAHAN.
Lalu setiap bulan evaluasi, setiap tahun evaluasi. Hitung angka
kematiannya. Lalu ambil langkah menekan nya.
3 trotol saja dalam 1 tahun mati, Anda sudah buang uang berjutajuta.
Awas, hati-hati…!!!
Lebih detail nya silahkan Klik Link dibawah ini 

https://youtu.be/GrVLH-inZdg


Q: Bagaimana Penanganan Trotol Lumpuh?
A: Trotol lumpuh akibat kurang NUTRISI. Jadi berikan pakan Lolohan
Krakatau, indovit dan mineral ekspress untuk pencegahannya.
Bisa juga akibat kwalitas telur jelek, Jadi perkembangan tulangnya
sudah tidak bagus saat dalam telur.
Bisa juga akibat human Error, kejepit atau lainnya. Hati-hati dalam
penanganan panen yah.
Pengobatan;
1. Berikan Nutrisi yang baik, berikan pakan lolohan yang
memenuhi standard Gizi yang baik
2. Berikan Indovit dan Mineral Ekspress. Mineral Ekspress
mengandung Kalsium mikro yang langsung diserap darah
dan siap pakai. Jadi reaksinya akan cepat.
3. Tambahkan kalsium makro berupa tepung sotong. Dikit aja
pada saat ngeloloh.

PERTANYAAN SEPUTARAN PENJODOHAN

Q : Bagaimana agar proses penjodohan cepat ya om?
A: Lakukan pemilihan indukan yang baik, Desain kandang senyaman
mungkin dan lakukan fase persiapan, pastikan sebelum
penjodohan ke 2 indukan dalam keadaan birahi.

Q: Bagaimana penanganan Jantan yang Galak?
A: Jantan galak cenderung menyerang betina. Anda bisa coba
lakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Masukkan 2 betina pada kandang ternakan secara bersamasama.
Jantan masukkan ke kandang ternak, tapi dalam
kandang kotak. Tunggu 2 sd 3 hari betina sudah nyaman di
kandang. Lalu jantan dilepas.
Amati terus, jangan sampe KDRT. Biasanya jantan bingung
mau kejer yang mana, akhirnya menyerah… hehehehe…

Kalo Cuma galak dikit, tidak sampe ngebunuh, biarkan saja.
Ntar juga akur. Tapi kalo sampe membahayakan, masukkan
kandang kecil lagi.
Lakukan 2 atau 3 kali, kalau masih susah GANTI AJA JANTAN
nya. Jangan kelamaan… hehehehe


2. Buat kandang ternak yang memiliki skat pembatas antara
jantan dan betina. Skat pembatas bisa pasang cabut. Letakkan
jantan di satu sisi dan betina disisi lain. Setelah 3 hari, betina
terlihat nyaman terbiasa, skat pembatas boleh dicabut. Ini Sering dinamakan Kandang Poligami Minimalis. 

Q: Bagaimana mengatasi Jantan yang kalah dengan Betina?
A: Biarkan saja, biasa jantan kalah dengan betina, mirip Anda lah.
Hahahahaha…. Kalo birahinya dapet, ntar juga di lawan. Hehehe…
tapi kalo kelamaan jantan nya ganti yah…

Q: Apa ciri Indukan yang baik?
A: Ciri Betina yang bagus:
- Sehat, tidak cacat.
- Tidak Mudah Stres, dipindah-pindah tetap tenang.
- Nafsu Makan Lahap, makan jangkrik, cacing, kroto dll mau
makan dengan banyak.
- Beli kepeternak, karena betina dipeternak lebih mudah
adaptasi lingkungan
- Punya Genetika/Trah dari indukan telur banyak, mudah
dijodohkan, dan rapih dalam menyusun sarang, bertelur,
mengeram hingga ngeloloh. Tanya aja kepeternak. hehehe
Ciri Jantan yang bagus:
- Sehat dan tidak cacat
- Fighter, kalo didekati betina ngerayu
- Nafsu makan bagus
- Mudah beradaptasi lingkungan
- Tidak mudah stress

Q: Bagaimana dengan Jantan yang sangat Galak atau Ngelowo/
Ngebetmen?
A: Sebaiknya ganti aja jantan nya, Jantan ngebetmen/ngelowo
termasuk sulit dijodohkan. Kalo masih mau dicoba, silahkan. Anda
bisa kurangi keganasannya dengan mengikat beberapa helai
sayap nya. Agar tidak terlalu menyerang.

Q: Bagaimana penjodohan INBREEDING (satu indukan)?
A: Inbreeding sebenernya ngga masalah, selagi Indukan tidak
memiliki Gen yang Resesif dan membahayakan. Cara mengetahui
nya dengan dicoba saja. Karena sampai saat ini, didunia
perburungan belum ada penelitian khusus mengenai GENETIKA.

Q: Apakah Genetika, dominan ikut jantan atau betina?
A: Yang pasti, anakan akan ikut Genetika ke 2 indukan. Indukan
jantan atau betina yang dominan, ini belum ada teori/penelitian
lebih dalam. Karena kicaumania belum ada yang fokus meneliti
GENETIKA. Yang ada saat ini ilmu “Kira-kira”. Hehehe
Sebagai contoh, salah satu indukan Indo Bird Farm Jantan Balak
dan Betina Ekor Putih. Tetasan pertama, 3 ekor putih semua.
Tetasan ke 2, ada balak 1 ekor. Tetasan berikutnya balak 2 ekor,
ekor putih 1 ekor. Bahkan pernah dapet 3 trotol balak semua.
contekan beternak murai batu II 29
 

PERTANYAAN MENGAPA TIDAK BERTELUR DAN TELUR ZONK?

Q: Bagaimana mengatasi Indukan Sudah jodoh, tapi lama sekali
TIDAK BERTELUR?
A: TIDAK BERTELUR berbeda dengan TELUR ZONK. Tidak Bertelur,
artinya trouble/masalah ada di betina. Betina kemungkinan
stress, gangguan lingkunagn seperti panas, ada predator, pengap,
kekurangan nutrisi atau tidak sehat (bisa sakit atau ngelemak).
Intinya periksa betina nya. Kalau semua sudah ok, tapi betina
masih tidak mau bertelur, ganti aja betina nya. Ingat, jangan
terlalu lama ternak tidak menghasilkan.

Q: Bagaimana mengatasi TELUR ZONK?
A: Jika Indukan bertelur, setelah lebih dari 7 hari lakukan pengecekan.
Telur di senter. Kalau bening tandanya tidak terjadi pembuahan.
Telur dicabut/dibuang, lalu biarkan indukan bertelur kembali.
Telur Zonk Bening karena perkawinan awal sering terjadi,
karena timing saat kawin yang belum pas aja. Selanjutnya, jika
perkawinan bagus, maka telur akan ngisi.

Ada 2 kemungkinan jika TELUR ZONK
- TELUR ZONK BENING
Jika telur Zonk Bening, tandanya tidak terjadi pembuahan.
Hal ini terjadi bisa karena timing kawin yang belum pas,
jantan tidak ngawin atau faktor teknis terhalang dengan
bulu disekitar kloaka.
Jika hal ini terjadi, SOLUSI nya bukan pake VITAMIN. Karena ini
soal teknis gagal pembuahan.

Biasanya yang perlu diperhatikan adalah JANTAN nya:
1. Sehat atau tidak (Sakit atau ngelemak tidak)
2. Jantan mau ngawin atau tidak
3. Ngawin nya sudah tepat belum timing nya. Setelah ngawin
1 sd 3 hari nelur atau tidak. Kalau jarak antara ngawin dan
bertelur lebih dari 5 hari, kemungkinan ZONK karena timing
aja yang belum pas. Biasanya periode berikutnya sudah
bagus.
4. Jantan stress atau tidak, ini bisa mempengaruhi kemauan
jantan untuk ngawin
5. Jantan birahi atau tidak, juga diperhatikan.
Kalau semua itu sudah ngga masalah, telur masih Zonk bening
juga. GANTI JANTAN nya.

Jangan lupa perhatikan KEBUTUHAN VITAMIN DAN MINERAL nya.
Disefisiensi Vitamin dan Mineral dapat mengganggu perkawinan,
dan ini juga bisa menyebabkan telur Zonk Bening.


- Telur ZONK KERUH / KEMATIAN EMBRIO dalam telur
Cirinya, jika dilakukan pengecelan/disenter terlihat keruh, kalo
dipecah berbau busuk. Artinya, perkawinan sudah bagus, tapi
terjadi KEMATIAN EMBRIO dalam telur.

Anda bisa lakukan hal-hal berikut:
1. Perbaiki KWALITAS TELUR
Berikan nutrisi yang baik, EF sebagai sumber Protein dan
Kalori, Vitamin dan Mineral (Berikan IndovitPro dan Mineral
Ekspress), serta campurkan sedikit tepung sotong pada kroto
contekan beternak murai batu II 31
untuk tambahan kalsium makro nya. Kematian embrio pada
telur bisa akibat KWALITAS TELUR JELEK. Makanan embrio
dalam telur adalah kuning telur dll, jadi pastikan kwalitas
telur bagus.
Lakukan FASE SEBELUM BERTELUR pada ebook ini.

2. Perbaiki kwalitas Kandang dan Lingkungan
Kandang yang terlalu panas atau terlalu dingin juga akan
membunuh embrio dalam telur. Sirkulasi udara, penempatan
glodok di area yang tidak terlalu panas atau dingin juga
mempengaruhi kematian embrio pada telur.

3. Lakukan sanitasi Lingkungan
Penyemprotan dasar kandang, cuci sarang setelah digunakan
dll bisa meminimalisir berkembang biaknya Virus, jamur
dan bakteri (Agen Penyakit). Penyemprotan rutin seminggu
2 kali akan membantu membunuh Agen Penyakit tersebut
berkembang biak didasar kandang.
Ketika indukan turun kebawah/kedasar kandang,
memungkinkan Agen Penyakit nempel di kaki indukan. Jika
indukan ke sarang, maka akan menginjak telur dan akan
nempel bahkan masuk pada telur.
Hal ini juga bisa mengakibatkan kematian pada embrio.

Q: Bagaimana menangani indukan yang tidak mau mengeram?
A: Indukan tidak mau mengeram bisa karena usia indukan masih
muda. Beberpa indukan muda sering menunjukkan prilaku
seperti ini. Saran saya, istirahatkan saja dulu, tunggu usia siap,
boleh dicoba lagi.
Indukan Tidak mau mengeram juga terjadi jika ada gangguan
lingkungan seperti ada predator, lingkungan terlalu panas, glodok
tidak nyaman dll. Coba perbaiki itu semua dan coba lagi.
Jika sudah diperbaiki dan masih aja terjadi, lebih dari 3 kali, ganti
aja dulu betinanya.


Q: Bagaimana dengan Indukan yang tidak mau angkut sarang, atau
bertelur dibawah dll?
A: Kalau indukan muda, coba dikondisikan dulu agar umur mapan.
Beberapa indukan muda sering mengalami hal ini, tapi biasanya
berikutnya bagus.
Jika terjadi pada indukan yang sudah tua, atau pada indukan
yang dulunya bagus bertelurnya. Maka kemungkinan terjadi
STRESSING.
Indukan Stres bisa menunjukkan prilaku yang aneh, unjal sarang
ngga bener, nelur sembarang, buang telur, buang anak dll.
Solusinya perbaiki LINGKUNGAN dan NUTRISI nya.
Perbaikan LINGKUNGAN dan NUTRISI akan menurunkan tingkat
stress. Bagaimana memperbaiki Lingkungan, Anda baca kembali
Desain Kandang. Untuk memperbaiki Nutrisi, And abaca kembali
Fase Sebelum Bertelur.
Jika semua sudah diperbaiki dan masih saja Indukan seperti itu,
GANTI INDUKAN aja.

Q: Om, kok telur nya tiba-tiba hilang?
A: Telur hilang bisa karena Predator, perhatikan keamanan kandang
dari predator, cicak, tokek, ular dll. Telur hilang juga bisa
diakibatkan dimakan Indukan. Perbaiki Nutrisi Indukan, baca
kembali Fase Sebelum bertelur.

Q: Bagaimana mengatasi Egg Binding?
A: Egg Binding terjadi karena saat bertelur Indukan tidak cukup
punya tenaga, terjadi karena telur jelek atau bisa juga terjadi
akibat telat pemberian pakan (kesiangan) pada fase bertelur. Baca
kembali FASE SEBELUM BERTELUR untuk memperbaiki kwaliats
telur dan pemberian pakan pada FASE BERTELUR di ebook ini.
Penanganan Egg Binding: Tempatkan betina pada kandang kecil
(kandang kotak), berikan pakan EF agar punya tenaga, berikan
vitamin dan mineral. Jangan lupa berikan minyak pada dubur
betina untuk mempermudah keluarnya telur. Jangan lakukan
pengurutan jika tidak terpaksa atau belum berpengalaman.
Jika indukan sudah diperbaiki Nutrisinya sesuai dengan FASE
SEBELUM BERTELUR, penanganan FASE BERTELUR nya sudah
baik, tapi tetap saja egg binding. Ganti betina, kemungkinan
organ KLOAKA betina sempit dan itu sudah sulit diperbaiki.

PERTANYAAN INDUKAN BUANG TELUR ATAU BUANG ANAK

Q : Bagaimana mengatasi Indukan Buang telur atau Buang Anak?
A: Indukan buang telur atau buang anak, bisa karena stressing,
lingkungan tidak nyaman, terlalu panas, bising, gangguan
predator, gangguan manusia sering cek glodok, glodok tidak
nyaman dll bisa bikin indukan buang telur atau buang anak.
Perbaiki itu semua.
Indukan buang telur atau anak juga bisa terjadi karena indukan
kekurangan NUTRISI. Akhirnya anak tidak sehat dan dibuang.
Atau indukan makan telur nya. Perbaiki nutrisi, ikuti tahap FASE
SEBELUM BERTELUR dan FASE BERTELUR DAN MENGERAM.

ABOUT US

sahabatkicau.com hadir sebagai wadah informasi dan referensi untuk kicaumania, agar kicaumania bisa belajar dan menemukan solusi atas persoalan dan kebutuhan informasi di Dunia Burung.

Semoga sahabatkicau.com memberikan manfaat bagi kicaumanias.

Salam Kicaumania

Hubungi Kami
Burung
©2018 Sahabat Kicau All right reserved   Developed by javwebnet